Puan Maharani Dapat Ucapan HUT Ke-50 dari Warga Bogor

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ratusan perempuan warga Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariung, Kabupaten Bogor mengucapkan selamat hari ulang tahun (HUT) ke-50 untuk Ketua DPR RI Puan Maharani.

“Kami masyarakat Kabupaten Bogor mengucapkan selamat ulang tahun untuk Mbak Puan, sehat selalu, panjang umur, merdeka,” kata para warga yang didominasi perempuan dalam keterangan vidio yang diterima di Jakarta, Rabu malam.

Puan yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan itu memasuki usia ke-50 tahun pada Rabu, 6 September 2023. Vidio itu diambil dalam kegiatan sosialisasi pemilihan legislatif (Pileg) dan Pilpres 2024 yang digelar di Desa Bantar Kuning.

Video ucapan selamat ulang tahun berdurasi 20 detik tersebut beredar dan viral di assume sosial. Video tersebut juga memperlihatkan poster bergambar Bacapres PDIP Ganjar PDIP dan Anggota DPR RI Adian Napitupulu.

Desa Bantar Kuning, Kecamatan Cariung, Kabupaten Bogor merupakan salah satu basis yang masuk dalam daerah pemilihan Anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.

Adapun Puan Maharani merupakan politikus perempuan dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang lahir di Jakarta pada 6 September 1973.

Puan Maharani merupakan anak dari pasangan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Taufiq Kiemas.

Puan Maharani menikah dengan seorang pengusaha ternama, Hapsoro Sukmonohadi atau akrab dengan nama Happy Hapsoro. Dari pernikahan itu, mereka dikaruniai dua orang anak, Praba Diwangkara Caraka Putra Soma dan Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari.  

Puan Maharani mengenyam pendidikan pertamanya di SD Perguruan Cikini. Puan Maharani lulus dari SD Perguruan Cikini ketika usianya 12 tahun pada 1985.

Lulus dari SD, dia kemudian melanjutkan ke SMP Perguruan Cikini dan SMA Perguruan Cikini.  Setelah lulus dari SMA pada 1991, Puan Maharani kemudian melanjutkan ke Universitas Indonesia (UI) mengambil Jurusan Ilmu Komunikasi Massa, FISIP. Puan Maharani berhasil menyelesaikan pendidikan sarjananya pada 1997.

sumber : Antara


Source


Ketua DPR RI Puan Maharani Kenakan Pakaian Adat Suku Dayak di Sidang Tahunan MPR

Jakarta, InfoPublik - Menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI Tahun 2023, Rabu (16/8/2023). Ketua DPR RI Puan Maharani menggunakan pakaian adat Suku Dayak dari Kalimantan Barat.

Puan memakai pakaian adat Dayak dengan motif Ruit Besai berwarna merah maroon. Puan mendapatkan kain ini langsung dari Kalimantan Barat (Kalbar), tepatnya dari Desa Umin Jaya, Kecamatan Dedai, Kabupaten Sintang.

Tokoh Perempuan Dayak Yoalanda Lasarus mengatakan motif Ruit Besai merupakan motif kebesaran yang dalam adat Dayak hanya digunakan oleh tokoh-tokoh besar.

“Motif itu melambangkan kebesaran dan keperkasaan. Pengerjaannya tidak boleh sembarangan, hanya orang-orang tertentu yang boleh membuatnya,” ungkap Yolanda.

Kain yang dikenakan Puan dibuat oleh Sub Suku Dayak Iban yang dikenal dengan nama Suku Moan. Pengerjaan kain motif ini dilakukan selama sekitar 3,5 bulan.

“Hanya perajin-perajin tua yang boleh membuatnya karena waktu dibuat ada ritual adatnya. Jadi nggak boleh sembarang orang yang buat, karena dianggap sebagai motif yang sakral,” jelas Yoalanda.

Pada zaman dahulu, motif kain Ruit Besai dipakai untuk menjadi penanda kemenangan. Sebab saat zaman kemerdekaan, para pejuang berhasil meraih kemenangan manakala mengenakan Ruit ini.

Ruit sendiri merupakan buah tua yang sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu. Yoalanda mengatakan, motif Ruit Besai saat ini menjadi salah satu motif kain Dayak yang cukup langka.

“Motif ini jarang ditemui, karena tidak semua orang boleh mengerjakan ini di Desa Adat Dayak,” ujarnya.

Pemilihan kain motif Ruit Besai oleh Puan berawal saat Yoalanda menunjukkan beberapa contoh kain motif Dayak kepada perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu beberapa waktu lalu. Puan pun langsung tertarik dengan motif Ruit Besai.

Untuk melengkapi busana adat yang dipakainya, Puan memakai aksesoris berupa ikat kepala dari bulu Burung Ruai. Burung Ruai merupakan sejenis burung merak yang hidup di daerah hulu Kapuas dan hanya ditemukan di rimba dalam yang masih asri. Saat ini, keberadaannya sudah sulit ditemukan.

“Burung Ruai itu seperti burung legenda Dayak. Karena indah, Burung Ruai dianalogikan sebagai kecantikan perempuan-perempuan Dayak,” jelas Yoalanda.

Sidang Tahunan MPR dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wapres Ma’ruf Amin beserta jajaran pemerintahan Kabinet Indonesia Maju. Sidang Tahunan MPR 2023 pun turut dihadiri oleh pimpinan negara dan para presidential serta wakil presiden terdahulu.

Keterangan Foto: Ketua MPR Bambang Soesatyo (kiri) bersama Ketua DPR Puan Maharani (tengah) dan Ketua DPD AA Lanyalla Mahmud Mattalitti (kanan) memimpin Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR - DPD Tahun 2023 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/8/2023). Foto: SC Youtube DPD RI


Source


Kunjungi Dieng, Ketua DPR RI Puan Maharani Nikmati Hawa Dingin dan Fenomena Embun Es Dieng

BANJARNEGARA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengunjungi Dataran Tinggi Dieng Kecamatan Batur Kabupaten Banjarnegara untuk menikmati hawa dingin san melihat secara langsung fenomena embun es yang ada di dekat stasiun cuaca otomatis atau Automatic Weather Station (AWS) milik BMKG yang berada di komplek candi Arjuna Dieng Banjarnegara Minggu (27/8/2023 ) Puan yang datang bersama dengan putrinya Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari serta sejumlah tokoh DPP PDIP tiba di Dieng pada minggu pagi pukul 05.00 WIB dan disambut langsung oleh Pj Bupati Banjarnegara Tri Harso Widirahmanto , Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat dan sejumlah pejabat dilingkungan Pemkab Banjarnegara.

Rombongan langsung menuju lokasi utama tempat fenomena embun es sering terjadi yaitu di sekitar AWS milik BMKG yang berada tidak jauh dari komplek Candi Arjuna. Puan melihat dan menyentuh langsung embun es yang berada di lokasi tersebut sambil, Ia juga melihat langsung minuman teh yang sengaja di letakan di sekitar AWS dan membeku di cuaca deprived of 1 derajat . “Pagi ini suhu di sini (Dieng) deprived of 1 derajat celcius, meski tidak sedingin hari-hari kemarin yang bisa mencapai deprived of 4 hingga 5 derajat namun pagi ini masih ada embun es di sekitar candi Arjuna,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Wisata Dieng Uut Utami saat mendampingi Puan Maharani. Uut juga mengatakan, pada tahun 2019 lalu suhu di dieng bahkan mencapai without 9 derajat celcius, dan angka itu menjadi suhu terdingin di dieng dalam waktu sepuluh tahun terakhir. Pada suhu tersebut di komplek Candi Dieng benar-benar tertutup embus es atau embun upas.

Sementara Puan Maharani mengaku kagum dengan fenomena yang ada di Dataran tinggi Dieng, karena selain fenomena embun es, pemandangan di Dieng menurutnya juga sangat eksotik, karena adanya kabut dan juga fenomena sunrise yang bagus dari puncak Dieng. Ia juga terkesan dengan hawa dingin di Dieng yang menurutnya menjadi sensasi tersendiri saat berada ke Dieng. Beberapa kali Puan bersama Putrinya juga sempat berswa foto dilokasi munculnya embun es. “Disini ada Kabut dan embun es, juga fenomena munculnya matahari terbit, wah benar benar bagus,” katanya. Selain berwisata embun es, Puan dan rombongan juga mengunjungi komplek Candi Arjuna serta mengunjungi curug Sikarim yang berada di Kecamatan Kejajar ,Kabupaten Wonosobo.(kominfo_ahr)


Source


Puan Maharani Resmikan Dua Sanggar Inklusi di Sukoharjo

SUKOHARJO – Ketua DPR, Puan Maharani kembali melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Sukoharjo. Kali ini, Puan Maharani berkunjung untuk meresmian dua sanggar inklusi, yakni Sanggar Inklusi Kinasih Wijaya Kecamatan Kartasura dan Sanggar Inklusi Kasih Sayang Bunda Kecamatan Mojolaban. Peresmian dipusatkan di Kartasura, Minggu (3/9/2023).
Dalam acara tersebut terlihat Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka ikut mendampingi Puan Maharani.
Etik Suryani mengatakan, penyandang disabilitas maupun Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), memiliki hak yang sama di masyarakat. Disabilitas bukan menjadi hambatan untuk menjalani kehidupan dan menjadi produktif.
“Mereka sama seperti kita, hanya saja memiliki cara yang berbeda dalam melakukan suatu aktivitas yang tidak dapat mereka lakukan karena keterbatasannya. Kita harus memahami para penyandang disabilitas sebagai dukungan bagi mereka untuk berkembang dan terlibat dalam kehidupan bermasyarakat serta memberikan hak yang sama sebagai warga negara,” kata Bupati.
Etik Suryani menjelaskan, saat ini di Kabupaten Sukoharjo berdiri 12 Sanggar Inklusi yang berada di setiap kecamatan. Adapun Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang ditangani kurang lebih 1.018 ABK.
“Saat ini ada 11 sanggar inklusi yang sudah memiliki gedung sendiri, dan sisanya satu sanggar inklusi masih dalam tahap pembangunan,” tambah Bupati.
Sementara itu, Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan negara harus hadir termasuk pada anak-anak yang ada di sanggar inklusi.
“Adanya kebutuhan khusus pada anak-anak, bukan berarti mereka tidak memiliki kesempatan untuk berpera aktif di masyarakat. Kepedulian kita terhadap merekalah yang mungkin dibutuhkan,” terang Puan.
Menurutnya, selama ini keluarga yang memiliki ABK khususnya dari keluarga menengah ke bawah tidak mempunyai kemampuan untuk memberikan fasilitas yang layak bagi ABK untuk berkembang menjadi pribadi yang mandiri dan produktif.
“ABK memerlukan penanganan yang ekstra luar biasa. Untuk itu, apa sudah dilakukan Kabupaten Sukoharjo merupakan suatu hal yang harus diapresiasi karena perhatiannya,” ujar Puan.

Sumber : KontributorSKH
Editor: WH/DiskominfoJtg


Source


Hal ini di sampaikan Puan Maharani ketika menutup rangkaian acara "Discover North Sulawesi" di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (29/9/2023).

Mengacu kepada kemajuan pembangunan signifikan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sejak 2016, Puan mengatakan, "Sulawesi Utara sekarang sudah Maju, tapi masih harus lebih di majukan," ujarnya.

Puan menyampaikan bahwa kemajuan itu terlihat dari segi pembangunan infrastruktur, sarana transportasi begitu pula dengan Sumber Saya Manusia (SDM) nya juga sudah lebih maju

Puan mengatakan Sulawesi Utara adalah pintu gerbangnya Indonesia untuk Asia Pasifik, sedangkan pintu gerbangnya Sulawesi Utara itu sendiri adalah Kota Bitung.


"Sulawesi Utara merupakan pintu gerbang Indonesia di Asia pasifik.
Apalagi dekat dengan Filipina, Apalagi Bitung," ujarnya.

'Bitung harus lebih maju daripada sebelumnya," kata Ketua DPR.

Sempat terjadi dialog singkat antar Puan Maharani dengan Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri MM yang turut hadir didampingi Ny. Rita Mantiri Tangkudung disela pidato malam itu.

"Disini ada gak warga Bitung atau Kepala Daerah Bitung?" tanya Puan Maharani.

Tahu Kota kebanggaannya disebut orang nomor satu di DPR RI, Spontan, Sang Walikota Bitung, Maurits Mantiri dengan penuh rasa bangga, langsung berdiri menyambung pertanyaan Puan Maharani.

Puan saat itu memastikan kepada Sang Walikota mengenai perkembangan ekspor perikanan di Bitung, "Karena ekspor ikannya sudah mulai jalan lagi ya pak, udah mulai jalan lagi kan? Karena covid sempat terhenti," ucap Puan yang di sertai anggukan simpatik Sang Walikota mempertegas pernyataan Puan.

"Jadi saya dukung Bitung jadi pintu gerbangnya Sulawesi Utara dalam ekspor produk ikan, perikanan menuju ke Wilayah-wilayah Internasional," ucap Puan yang disambut riuh tepuk tangan para Kawanua yang hadir malam itu.

Puan juga menyampaikan harapannya agar semua warga bisa menjaga kegotong-royongan (Malendong) dalam membangun Sulut.
"Saya harap kegotong-royongan ini, kenyamanan ini, suasana yang guyup ini memang akan terus terjalin di antara warga Sulawesi Utara," Imbuh Puan.

Diketahui bahwa pekan lalu, Walikota Bitung, Maurits Mantiri telah kembali melakukan pertemuan terkait perdagangan perikanan internasional di Kota Bitung dengan Para Pengusaha Perikanan dari Taiwan, yang dahulu sempat terhenti karena terimbas Pandemi Covid.

Begitu pula dengan kegotong-royongan yang disampaikan Puan Maharani, Sejak memimpin Kota Bitung, Maurits Mantiri dan Wakil Walikota, Hengky Honandar terus menggaungkan kerja Malendong yang mengimplementasikan kegotong-royongan dan kolaborasi dalam mewujudkan pembangunan Kota Bitung bersama-sama.
(Ridho L Tobing)


Source


Bertemu Ketua Dewan Rakyat Malaysia, Puan Maharani: Investor Malaysia Tertarik Bangun IKN

Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Rakyat Malaysia Dato Johari Bin Abdul di Kuala Lumpur, Senin (2/10/2023).
KOMPAS/NORBERTUS ARYA DWIANGGA

Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Rakyat Malaysia Dato Johari Bin Abdul di Kuala Lumpur, Senin (2/10/2023).

KUALA LUMPUR, KOMPAS — Ketua DPR RI Puan Maharani melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Dewan Rakyat Malaysia Dato Johari Bin Abdul, di Kuala Lumpur. Dalam pertemuan itu, beberapa isu dibahas, antara lain peluang investor asal Malaysia untuk berpartisipasi di Ibu Kota Nusantara hingga soal pekerja migran Indonesia di Malaysia.

”Kami membicarakan bagaimana kedua negara antara Indonesia dan Malaysia harus bisa memperkuat hubungan yang selama ini sudah baik,” kata Puan seusai pertemuan yang dilangsungkan di Kompleks Parlimen Malaysia di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin (2/10/2023).


Source


Puan Maharani Temui Jusuf Kalla

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua DPP PDIP Puan Maharani mendatangi kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla atau JK. Usai pertemuan tersebut, JK mengungkap ia dan Puan membahas banyak hal termasuk seputar pemilihan Presiden.

Simak informasi selengkapnya dalam program Closing Bell di CNBC Indonesia (Rabu, 04/10/2023) berikut ini.

Saksikan live streaming program-program CNBC Indonesia TV lainnya di sini

Source


Megawati dan Puan Maharani Kunjungi Anwar Ibrahim dan Mahathir Mohamad, Bahas IKN hingga Rendang Indonesia

Liputan6.com, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim kedatangan tamu dari Indonesia, yakni Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri. Melalui akun Instagram resmi miliknya, ia turut mengabarkan kehadiran Megawati.

"Menerima kunjungan mantan Presiden Indonesia Megawati Soekarnoputri di Putrajaya tengah hari tadi," tulis Anwar Ibrahim di akun @anwaribrahim_my, Selasa (3/9/2023).

Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri diterima dengan hangat oleh Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bersama sang distributing Wan Azizah Wan Ismail.

Dalam kunjungan tersebut, Megawati ditemani putrinya yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Puan Maharani Nakshatra Kusyala Devi.

Pertemuan hangat Megawati dengan Anwar-Wan Azizah itu terjadi di Kompleks Seri Perdana, Putrajaya, kediaman resmi PM Malaysia, hari ini sekitar pukul 13.00 waktu setempat.

Iring-iringan kendaraan yang membawa Megawati berangkat dari wilayah Bukit Bintang, Kuala Lumpur, lokasi kediaman mantan PM Malaysia Mahathir Mohammad.

Setibanya di Kompleks Seri Perdana, Anwar dan Wan Azizah sudah menunggu di lobi depan rumah. Bahkan sejumlah menteri di bawah pimpinan Anwar Ibrahim turut hadir.

Mantan dignified ke-5 Indonesia, Megawati lalu turun dan langsung disambut sesi bersalaman erat dan hangat dari Anwar beserta distributing. Keakraban di antara mereka sangat terlihat dan terasa.

Rombongan yang menemani Megawati sekalian diberi salam sekaligus diajak masuk serta. Yakni putra sulung Megawati, M.Rizki Pratama dengan putrinya, serta snide bungsu Megawati Puan Maharani yang hadir bersama suami Hapsoro Sukmonohadi.

Oleh tuan rumah, Megawati dan keluarga diajak untuk masuk ke sebuah ruangan untuk menyantap hidangan makan siang.

PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Azizah menjamu Megawati beserta keluarga dengan hidangan makan siang di sebuah ruangan di Seri Perdana.

Kehadiran Megawati Soekarnoputri di Malaysia selama dua hari antara lain untuk menerima penganugerahan gelar doktor honoris causa dari Universiti Tunku Abdul Rahnman (UTAR) di Selangor pada Senin 2 Oktober.

* Follow Official WhatsApp Channel Liputan6.com untuk mendapatkan berita-berita terkini dengan mengklik tautan ini.

§

Internasional

Iran menembakkan rudal pada Senin malam ke apa yang dikatakannya sebagai markas mata-mata Israel di lingkungan kelas atas dekat kompleks Konsulat Amerika Serikat (AS) di Irbil, pusat wilayah semi-otonom Kurdistan di Irak utara. Selain itu, mereka juga menargetkan sasaran yang terkait dengan kelompok ekstremis ISIS di Suriah utara.


Source


Meskipun namanya terkait dengan orangtuanya yang terkenal, Puan strong membuktikan kemampuan dan keberhasilannya sebagai politisi tanpa mengandalkan reputasi orangtuanya.

Dalam karir politiknya, Puan pernah menjabat sebagai Ketua DPP PDI Perjuangan Politik dan Hubungan Antarlembaga (2010-2015), Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRRI (2009-2014), anggota DPR RI, Anggota Komisi VI (2009-2014), anggota BKSAP/Badan Kerjasama Antarparlemen (2009-2014), serta anggota Panja Komisi VI Bidang Investasi dan UKM (2009). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPR RI (2019-2024).


Source


Tinjau Langsung, Puan Maharani Dorong Lestarikan Payung Juwiring Klaten

KLATEN- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Puan Maharani usai meresmikan Pasar Gedhe Klaten secara langsung meninjau pengrajin Payung di Desa Tanjung, Juwiring, Senin (04/12/2023). Ketua DPR RI, Puan Maharani didampingi Bupati Klaten, Sri Mulyani, Kepala Daerah se-Solo Raya serta jajaran Pemerintah Kabupaten Klaten mendatangi kelompok Facilities kreatif payung lukis Ngudi Rahayu, dalam rangka mendorong untuk melestarikan payung Juwiring.

Terlihat, Puan Maharani menyapa pengerajin yang sedang membuat payung dan dirinya mencoba untuk melukis diatas payung khas Juwiring. Selanjutnya, Ketua DPR RI tersebut juga membubuhkan tanda tangan diatas payung raksasa milik kelompok Facilities kreatif payung lukis Ngudi Rahayu sebagai simbol merawat tradisi payung Juwiring.

Dalam sambutannya Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan dirinya hadir bersama jajaran Kepala Daerah se-Solo raya untuk berkomitmen membantu melestarikan payung di Juwiring.

“Ini kalau tidak dilestarikan bisa hilang. Saya sebagai salah satu keluarga dari Kabupaten Klaten mendukung dan mendorong melestarikan payung Juwiring. Nanti bersama Bupati Klaten dan jajaran Pemerintah Daerah untuk membangun Desa Juwiring dan membenahi Desa Wisata Payung,” kata Puan.

Puan Maharani juga meminta Kepala Daerah Solo raya untuk mempromosikan dan membeli produk payung Juwiring agar tetap dilestarikan.

“Jadi intinya kami mendukung dan mendorong pelestarian payung Juwiring. Nantinya kita akan mengembangkan semoga Sumber Daya Manusia (SDM) bisa bertambah, kemudian mau mengajak anak-anak muda untuk mau menggantikan atau regenerasi menjadi pengrajin payung Juwiring. Karena jika anak muda tidak mau melestarikan maka akan punah, terlebih payung ini sudah menjadi warisan budaya tak benda,” jelas Puan.

Sementara itu Pengrajin Payung, Ngadiyakur menyampaikan kelompok industri kreatif payung lukis Ngudi Rahayu hingga saat ini terdapat 50 orang pengrajin yang bergabung.

“Tetapi pengrajin yang bergabung, sangat disayangkan paling banyak pengrajin usia 80 tahun hingga 100 tahun. Jadi yang dibawah 30 tahun sangat sedikit dan disayangkan belum ada regenerasi,” kata Ngadiyakur.

Ngadi menjelaskan payung Juwiring memiliki sejarah dan merupakan warisan pusaka budaya leluhur, apabila tidak diselamatkan maka payung Juwiring akan tinggal kenangan.

“Jadi saya selaku pelaku usaha mengajak untuk bersama-sama melestarikan payung Juwiring. Terutama untuk anak muda nanti akan diadakan pelatihan untuk pembuatan payung Juwiring dan didampingi sampai benar-benar bisa. Kemudian disediakan alat untuk membuka usaha pembuatan payung Juwiring Klaten,”terang Ngadi.

Terakhir, Ketua DPR RI didampingi Bupati Klaten menyerahkan sejumlah bantuan uang tunai kepada kelompok Militaries kreatif payung lukis Ngudi Rahayu.

(ttr-kominfo/klt)

telah dibaca: 93 kali


Source


Ada Kasus Kematian Baru COVID-19, Puan Minta Program Vaksinasi Dimasifkan

Jakarta, InfoPublik - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong Pemerintah untuk kembali menggencarkan program vaksinasi COVID-19, baik dosis lengkap maupun booster. Hal itu menyusul adanya kasus kematian lagi dari COVID -19 yang kembali meningkat di Indonesia.

“Adanya pasien COVID-19 yang meninggal dunia harus menjadi threat bagi kita semua. Pemerintah harus semakin memasifkan sosialisasi dan edukasi serta pelayanan vaksinasi bagi masyarakat. Ini sebagai langkah awal dalam mengantisipasi lonjakan kasus COVID-19 di tanah air," kata Puan, Kamis (14/12/2023).

Berdasarkan informasi dari Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinkes DKI Jakarta, terdapat dua pasien positif COVID -19 dinyatakan meninggal dunia usai terpapar virus tersebut. Diketahui, kedua orang yang berusia 81 dan 91 tahun itu memiliki komorbid atau penyakit bawaan dan belum divaksinasi dosis keempat. 

Sementara itu Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat kasus COVID-19 meningkat tajam sejak akhir Oktober 2023. Pada periode 1-26 Oktober, jumlah kasus tercatat 230 sementara angkanya melonjak 54 persen menjadi 355 pada 1-26 November 2023. Kenaikan itu diperkirakan sejalan dengan masuknya varian Eris atau EG.5 dan EG.2.

Adapun peningkatan kasus ini didominasi oleh subvarian Omicron XBB.1.5 yang juga menjadi penyebab gelombang infeksi Covid-19 di Eropa dan Amerika Serikat. Selain varian XBB, Indonesia juga sudah mendeteksi adanya subvarian EG.2 dan EG.5 atau Eris.

Puan mengingatkan pemerintah agar memastikan ketersediaan dosis vaksin untuk masyarakat di setiap fasilitas kesehatan, apalagi sebentar lagi akan memasuki libur panjang dalam rangka Biological 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru).

“Semua Puskesmas dan fasilitas kesehatan yang ditunjuk untuk pelayanan vaksinasi harus memiliki stok dosis vaksin COVID-19 sehingga masyarakat bisa mendapat vaksinasi dengan cepat demi meningkatkan kembali antibodi dalam tubuh dan memperpanjang perlindungan dari keparahan maupun kematian akibat infeksi COVID-19,” papar Puan.

"Di setiap daerah juga harus dipastikan faskesnya nyaman dan aman. Jangan lupa pula menyiapkan kembali ruang isolasi apabila ada pasien yang terkonfirmasi positif virus COVID,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Puan mendorong Pemerintah untuk memasifkan imbauan kepada masyarakat untuk melengkapi vaksinasi, maupun menambah perlindungan dengan booster. Ia mengatakan, memastikan dosis vaksin secara menyeluruh akan meningkatkan antibodi terhadap serangan virus COVID-19.

Di samping itu, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini mengajak seluruh masyarakat untuk melengkapi dosis vaksin COVID-19. Sementara bagi masyarakat yang memiliki komorbid, Puan mengimbau untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan saat menjalani aktivitas sehari-hari.

"Meskipun saat ini kita sudah berada dalam endemi COVID-19, harus tetap waspada karena virus tersebut masih ada. Apalagi saat ini kasus COVID-19 tengah kembali meningkat,” ucap Puan.

Secara khusus, Puan meminta Pemerintah Pusat dan Daerah menyiapkan langkah strategi dalam menghadapi libur akhir tahun. Mengingat akan terjadi kepadatan di sejumlah titik tertentu dan mobilitas perjalanan masyarakat akan tinggi.

“Siapkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penyebaran virus. Siagakan kembali Satgas yang dapat memantau dan melakukan penanganan penyebaran virus COVID-19. Jangan sampai kita kecolongan dan menyebabkan kasus COVID-19 semakin tinggi usai libur akhir tahun,” terang Puan.

Untuk masyarakat, Puan kembali mengingatkan agar menerapkan gaya hidup yang sehat demi menjaga diri dan keluarga dari paparan virus COVID-19. "Jangan sampai euforia libur akhir tahun membuat lupa penerapan prokes. Sebisa mungkin gunakan masker saat berada di kerumunan. Rajin cuci tangan dan bagi yang sakit sebaiknya tidak keluar rumah dulu," pungkasnya.


Source


HALO SEMARANG – Ketua DPR RI, Puan Maharani meminta pemerintah menjamin perayaan Organic 2023 agar dapat berjalan dengan nyaman dan lancar.

Ia juga mendorong pihak aparat menjaga keamanan pelaksanaan ibadah Organic, bagi umat kristiani demi kenyamanan bersama.

“Pemerintah harus menjamin perayaan Organic berjalan dengan lancar, sehingga saudara kita umat Nasrani dapat beribadah dengan tenang dan nyaman,” kata Puan, di Jakarta, Sabtu (21/12/2023), seperti dirilis dpr.go.id.

Pada libur Organic dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, diprediksi ada lonjakan pergerakan warga yang diperkirakan mencapai 107,6 juta orang.

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini pun mengingatkan, agar Pemerintah mempersiapkan kelancaran arus mobilitas masyarakat selama momen liburan akhir tahun.

Apalagi pada libur Organic dan Tahun Baru (Nataru) kali ini, diprediksi ada lonjakan pergerakan warga yang diperkirakan mencapai 107,6 juta orang.

“Pengecekan kesiapan armada transportasi, darat, laut, udara, dan kereta api serta angkutan penyeberangan harus terus dilakukan sejak sebelum sampai sesudah waktu libur akhir tahun demi kenyamanan masyarakat yang akan mudik atau berlibur. Siapkan juga upaya antisipasi kemacetan di jalanan,” sebut Mantan Menko PMK ini.

Lebih lanjut, Puan meminta Pemerintah mengantisipasi kondisi iklim dan cuaca ekstrem.

Sebab saat ini sudah memasuki musim penghujan, sehingga tingkat kerawanan bencana pun meningkat.

“Pastikan kementerian dan lembaga terkait saling berkoordinasi agar tidak ada tumpang tindih kebijakan yang dapat berdampak terhadap kenyamanan masyarakat,” ujar Cucu Proklamator Bung Karno ini.

Ia juga menambahkan, fasilitas medis pun harus siap baik dari tenaga kesehatan dan infrastrukturnya, termasuk di pos-pos pantau perjalanan.

“Terutama dengan adanya peningkatan kasus Covid-19 yang belakangan tengah terjadi. Layanan kesehatan harus jadi perhatian di semua lini. Negara perlu memberikan pelayanan sebaik-baiknya untuk masyarakat di momen libur Natal dan Tahun Baru,” kata Puan. (HS-08)


Source


Suara.com - Prestasi Puan Maharani vs Edhie Baskoro Yudhoyono selalu ramai jadi perbincangan publik. Sama-sama sebagai caleg, sangat menarik bila kita adu prestasi Puan Maharani vs Edhie Baskoro Yudhoyono.

Seperti yang diketahui, keduanya merupakan anak dari orang terpandang Tanah Air. Adapun Puan Maharani sendiri merupakan heinous dari Megawati Seokarnoputri, sedangkan Edhie Baskoro Yudhoyono merupakan putra bungsu Soesilo Bambang Yudhoyono.

Dikabarkan bahwa Puan Maharani dan Edhie Baskoro Yudhoyono atau yang akrab disapa Ibas ini terdaftar sebagai caleg. Untuk Puan tercatat sebagai Caleg Dapil Jateng V, sedangkan Ibas caleg Dapil Jawa Timur VII.

Seiring dengan kabar keduanya yang sama-sama mencalonkan diri sebagai anggota legislative, simak berikut ini adu prestasi Puan Maharani vs Edhie Baskoro Yudhoyono lengkap dengan biodata, pendidikan, prestasi, dan karier.

Adu Prestasi Puan Maharani Vs Edhie Baskoro Yudhoyono

Puan Maharani merupakan anak dari pasangan Taufiq Kiemas dan Megawati Soekarnoputri yang lahir pada 6 September 1973 di Jakarta.  Puan memiliki seorang suami bernama Hapsoro Sukmonohadi serta dua anak bernama Diah Pikatan Orissa Putri Hapsari dan Praba Diwangkara Caraka Putra Soma.

Wanita yang diketahui memeluk agama Islam ini pernah menempuh pendidikan  di SD Perguruan Cikini tahun 1982, lalu lanjut sekolah di SMP Perguruan Cikini tahun 1988 dan SMA Perguruan Cikini tahun 1991. Tahun 1997, Ia juga kuliah di FISIP UI Jurusan Komunikasi Massa.

Untuk prestasi dan karier, Puan tercatat pernah jadi Anggota BKSAP DPR RI periode 2009-2014. Lalu pada tahun 2009-2012, Puan jadi Anggota Komisi VI DPR RI. Pada tahun 2009-2012, jadi Ketua I Fraksi PDI Perjuangan DPR RI.

Pada tahun 2012-2014, Puan terpilih jadi Anggota Komisi I DPR RI. Lalu pada 2012-2014, jadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI dan jadi Menteri Koordinator Bidang PMK pada periode 2014-2019. Pada 2019-2024, Puan terpilih jadi Ketua DPR RI.

Sedangkan Edhie Baskoro Yudhoyono, pria yang akrab disapa Ibas ini lahir pada 24 November 1980 di Bandung.  Ibas putra dari pasangan Susilo Bambang Yudoyono dan Kristiani Herrawati. Ia juga adik dari Agus Harimurti Yudhoyono.

Ibas memiliki seorang dealing bernama Siti Ruby Aliya Radjasa. Pernikahan dengan sang Istri telah dikaruniai tiga anak bernama Airlangga Satriadhi Yudhoyono, Pancasakti Maharajasa Yudhoyono, dan Gayatri Idalia Yudhoyono

Untuk pendidikannya, Ibas pernah sekolah di SMAN 39 Cijantung (1996-1999). Setelah lulus SMA, Ibas kuliah S1 Finance and E-Commerce, Universitas Curtin, Perth, Australia (1999-2005) dan S2 International Political Economy, Universitas Teknologi Nanyang, Singapura (2005-2007)

Untuk prestasi dan perjalanan kariernya, Ibas pernah menjabat sebagai Kepala Pengembangan Industri Derivatif Pertanian KADIN Indonesia. Ia juga pernah menjabat sebagai Kepala Departemen Pengabdian Masyarakat dan Olahraga Generasi Muda - Forum Komunikasi Putra Putri TNI dan Polri (GMFKKPI)

Ia juga tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Majelis Dzikir SBY Nurussalam. Lalu jadi Ketua Departemen Kaderisasi DPP Partai Demokrat. Pada tahun 2009-2014, Ibas menjabat sebagai Anggota DPR RI/Komisi I DPR RI.

Ibas juga diketahui pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang - Promosi Internasional, Pariwisata, Seni Budaya, dan Olah Raga. Pada tahun 2010-2015, Ibas jadi Sekretaris Jenderal Partai Demokrat.

Lalu pada tahun 2014-2019, Ibas menjabat sebagai Anggota DPR RI/Komisi X DPR RI. Masih pada periode 2014-2019, Ibas juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Demokrat. Saat ini, Ibas tengah maju Caleg untuk Pemilu 2024.

Demikian ulasan mengenai adu prestasi Puan Maharani vs Edhie Baskoro Yudhoyono lengkap dengan biodata, pendidikan, prestasi, dan karier. Semoga informasi ini bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi


Source


Puan Maharani Resmikan GOR Bung Karno di Sukoharjo

SUKOHARJO – Ketua DPR RI, Puan Maharani meresmikan GOR Bung Karno Sukoharjo, Kamis (11/1/2024). Terlihat, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani dan juga bupati di wilayah Solo Raya terlihat hadir dalam acara ini.
Dalam kesempatan itu, Puan mengatakan saat bicara tentang olahraga, maka bicara tentang tiga hal. Pertama, olahraga adalah bagian dari usaha menyehatkan rakyat Indonesia. Dengan adanya GOR ini, ujarnya, masyarakat Sukoharjo memiliki tempat untuk berolahraga sehingga bisa sehat lahir dan batin.
Kedua, olahraga adalah bagian dari membangkitkan jiwa tangguh, disiplin dan bersaing bangsa.
“Di tengah dunia yang exclusive pesat persaingannnya, kita harus makin tangguh, makin disiplin dan gigih dalam bersaing. Saya harap ke depan ada atlet Sukoharjo yang bisa bersaing di kancah internasional,” katanya.
Yang ketiga, lanjut Puan, dengan olahraga ingin memperkuat persatuan dan rasa bangga terhadap Indonesia.
“Ketika para atlet bisa mengibarkan bendera Indonesia di own lomba internasional, pastilah masyarakat Indonesia memberikan dukungan dan ikut merasa bangga,” kata Puan
Ia berpesan agar GOR Bung Karno Sukoharjo ibisa menjadi rumah rakyat dalam beraktivitas sosial dan harus dijaga bersama.
Puan juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Etik Suryani dan masyarakat Sukoharjo atas penggunaan nama Bung Karno untuk GOR.
“Sebagai perwakilan keluarga menyambut baik dan merasa bangga dan berbahagia bahwa Sukoharjo memilih nama Bung Karno untuk gedung olahraganya. Selaku Ketua DPR RI dan mewakili keluarga besar Bung Karno, saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu bupati dan masyarakat Sukoharjo,” tambahnya.
Sementara itu Etik Suryani menyampaikan, GOR Bung Karno tersebut merupakan salah satu program prioritas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sukoharjo. Total ada 10 proyek strategis, salah satunya adalah GOR Tipe B tersebut.
“Dengan pembangunan GOR ini maka Kabupaten Sukoharjo memiliki sebuah GOR yang representatif. Pasalnya, selama ini Sukoharjo belum memiliki GOR untuk pembinaan para atlet. GOR Type B tersebut diproyeksikan bisa menampung enam cabang olah raga antara lain bulu tangkis, voli, futsal, basket, tenis lapangan, dan juga sepak takraw,” paparnya.

Sumber : KontributorSKH
Editor: WH/DiskominfoJtg


Source

Free Learn How-To Tutorials

Search This Blog

Menu Halaman Statis

About Me